Riska Rian Fauziah
Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Jember, Jember, Indonesia
DOI:
ABSTRACT
The aims of this study was to determine the food safety of meatballs and cilok which sold around University of Jember. Ramdom sampling methods was used in this study and the collected sample were 30 samples of meatball and 13 samples of cilok. Borax, formalin and TPC test was carried out in this study. The result shows that 92% of cilok sample and 17% meatball sample were detected containing borax but none detected containing formalin. In term of the sanitation, meatballs and cilok circulating in the University of Jember was still lacking due the total plate count of most sample were out of standart, more than 105cfu/g.
Keywords: food safety, meatball, borax, formalin, TPC
REFERENCES
Adams, R. M. and M. O. Moss. 2008. Food Microbiology 3rd Edition. RSC Publishing. Cambridge.
Andayani, R. Y. 1999. “Standarisasi Mutu Bakso Sapi Berdasarkan KesukaanKonsumen (Studi Kasus Bakso di Wilayah DKI Jakarta)”. Skripsi. FakultasTeknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.
Badan Standarisasi Nasional. 1995. SNI 01-3818-1995. Bakso Daging. BSN. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 1992. SNI 01-2894-1992. Cara Uji Bahan Pengawet Makanan dan Bahan Tambahan yang Dilarang Untuk Makanan. BSN. Jakarta.
Badan Standarisasi Nasional. 2008. SNI 2897:2008. Metode Pengujian Cemaran Mikroba dalam Daging, Telur dan Susu, serta Hasil Olahannya. BSN. Jakarta.
Buckle, K. A., R. A. Edwards, G. H. Fleet dan M. Wootton. Diterjemahkan oleh Purnomo., H dan Adiono, 1987. Ilmu Pangan. UI Press. Jakarta.
BPOM. 2002. Informasi Pengamanan Bahan Brebahaya: Boraks (Borax). Direktorat Pengawasan Produk dan Bahan Berbahaya, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya. Jakarta.
Cahanar, P. Dan I. Suhanda. 2006. Makan Sehat Hidup Sehat. ISBN: 9797092247X.
Cahyadi, W. 2006. Analisis Dan Aspek Kesehatan Bahan Tambahan Pangan (Edisi 2). Bumi Aksara. Jakarta.
Fardiaz, S. 1992. Mikrobiologi Pangan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Litovitz, T. L., W. K. Schwartz, G. M. Oderda and B. F. Schmitz. 1998. Clinical Manifertations of Toxicity in a Series of 784 Borac Acid Ingestion. American Journal Emergency Medical 6. 209-215.
Rustamaji, E., 1997. Penggunaan Bahan Terlarang Pada Makanan dan Minuman. YLKI. Jakarta.
Soeparno, 2005. Ilmu dan Teknologi Daging. UGM Press. Yogyakarta.
Widmer, P. & Frick, H., 2007. Hak Konsumen dan Ekolabel. Yogyakarta: Kanisius.
Winarno, F. G. Dan Rahayu, S. S., 1994. Bahan Tambahan untuk Makanan dan Kontaminan. Pustaka Harapan. Jakarta.
Winarno. F. G., 1997. Kimia Pangan. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
World Health Organization. 1998. Boron, Guidelines for Drinking Water Quality. United States Environmental Protection. Ohio.
Yuliarti, N. 2007. Awas! Bahaya di Balik Lezatnya Makanan. UGM Press. Yogyakarta.