Karakteristik Kimia dan Organoleptik Pempek Lenjer Kecil Kering dengan Perlakuan Konsentrasi CaCl2
(Chemical and Organoleptic Characteristics of Small Dried Pempek Lenjer with Addition of CaCl2 Concentration)
Karakteristik Kimia dan Organoleptik Pempek Lenjer Kecil Kering dengan Perlakuan Konsentrasi CaCl2
(Chemical and Organoleptic Characteristics of Small Dried Pempek Lenjer with Addition of CaCl2 Concentration)
Alhanannasir Alhanannasir
Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang
Asep Dodo Murtado
Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Pertanian, Universitas Muhammadiyah Palembang
DOI: https://doi.org/10.19184/j-agt.v14i01.14179
ABSTRACT
As an authentic food of Palembang people in South Sumatera Province, pempek is famous local food caused of unique color (yellowish-white color), flavor (fishy flavor), and chewy texture. Pempek as semi-wet food that can be dried to decrease water content and increase the shelf life. Dried pempek has a lighter and smaller volume material and making it easier to distribute and expand marketing. Pempek can be prepared from ground fish (cork fish), tapioca flour, salt, and water. These ingredients are mixed to form a dough. Pempek dough can be formed into a small pempek, such as lenjer, pastel, otak-otak, adaan, keriting, and kapal selam. Pempek is generally has a wet form. Wet pempek has a high water content of 50-60%, so it had shelf life about 3-4 days. Therefore, wet pempek must be dried to make it long shelf life. The aim of the research was to know about small dried pempek lenjer characteristic based on various addition of CaCl2. The treatment of various CaCl2 concentrations has a very significant effect on water content and protein content (chemical value) and significantly influence the organoleptic properties (aroma, color, and taste) of the dried pempek lenjer. The 1.5% concentration of CaCl2 (C3) treatment has the highest average level of likeness on aroma 3.75, color 3.90, and taste 3.95 with preferred criteria on a dried pempek lenjer.
Keywords: chemical, organoleptic, small dried pempek lenjer
REFERENCES
AOAC. 2005. Official Methods of Analysis Association of Official Anylitical Chemistry. Inc Virginia, USA.
Ayustaningwarno, F. 2014. Teknologi Pangan. Graha Ilmu, Yogyakarta.
Alhanannasir, A., Amin, R., Daniel, S., dan Gatot, P. 2018. Karakteristik lama masak dan warna pempek instan dengan metode freeze drying. Jurnal Agroteknologi, 12 (2): 158-166.
Fatah, M.A., dan Bachtiar, Y. 2004. Membuat Aneka Manisan Buah. Agro Media Pustaka, Jakarta.
Fennema, O.R. 2000. Prinsiple of Food Scient. Part I Food Chemistry. Marcell Dekker, inc., New York and Bassel
Hasnelly, A.A., dan Vega, Y. 2014. Pengaruh konsentrasi larutan air kapur dan lama perendaman terhadap karakteristik french fries ubi jalar (Ipomoea batatas L). Pasundan Food Technology Journal, 1 (2): 141-151.
Kartika, B., Hastuti, P., dan Supartono, W. 1988. Pedoman Uji Inderawi Bahan Pangan. Institut Pertanian, Yogyakarta.
Ketaren, S. 2011. Pengantar Teknologi Lemak dan Minyak Pangan. UI Press, Jakarta.
Kusnandar, F. 2010. Kimia Pangan. Dian Rakyat, Jakarta
Rauf, R. 2015. Kimia Pangan. Penerbit Andi, Yogyakarta.
Poernomo, D., Suseno, S.G., dan Wijatmoko, A. 2004. Pemanfaatan asam cuka, jeruk nipis (Citrus aurantifolia) dan belimbing wuluh (Averrhoa) untuk mengurangi bau amis petis ikan layang (Decapterus spp.). Jurnal Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), 8 (2): 11-17.
Patnaik, Pradyot. 2003. Handbook of Inorganic Chemical Compounds. The Mc Graw Hill Companies, Inc., New York.
Pratama. F. 2013. Evaluasi Organolpetik. Unsri Press, Palembang.
Rahmawati, I.S., Endah, D.H, dan Sri, D. 2011. Pengaruh perlakuan konsentrasi kalsium klorida (CaCl2) dan lama penyimpanan terhadap kadar asam askorbat buah tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Buletin Anatomi dan Fisiologi, XIX (1): 62-70.
Ramadani, M., Rizal, L., dan Mukarlina. 2013. Penggunaan larutan kalsium klorida (CaCl2) dalam menunda pematangan buah pepaya (Carica papaya). Protobiont, 2 (3): 161-166.
Setyaningsih, D., Apriyantono, A., dan Sari, M.P. 2010. Analisis Sensori Untuk Industri Pangan dan Agro. IPB Press, Bogor.
Slamet. A. 2010. Optimalisasi perendaman dalam larutan CaCl2 terhadap sifat fisik dan tingkat kesukaan stick pisang. Agrisains, 1 (1): 31-39.
Suryaningrum, T. D dan Ijah.M. 2009. Prospek pengembangan usaha pengolahan pempek Palembang. Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. Squalen, 4 (1): 31-40.
Tiven, N.C., Edi, S., dan Rusman. 2007. Komposisi kimia, sifat fisik dan organoleptik bakso daging kambing dengan pengenyal yang berbeda. Agritech, 27 (1): 1-6.
Tiven, N.C., dan Marcus, V. 2011. Pengaruh bahan pengenyal yang berbeda terahadap komposisi kimia, sifat fisik dan organoleptik bakso daging ayam. Agrinimal, 1 (2): 76-83.
Published
20-06-2020
Issue
Vol. 14 No. 1 2020: Jurnal Agroteknologi
Pages
69-77
License
Copyright (c) 2020 Jurnal Agroteknologi
How to Cite
Alhanannasir, A., & Murtado, A.D. (2020). Karakteristik kimia dan organoleptik pempek lenjer kecil kering dengan perlakuan konsentrasi CaCl2. Jurnal Agroteknologi, 14(1), 69-77. https://doi.org/10.19184/j-agt.v14i01.14179